We Will Not Go Down !!

Jumat, 06 Februari 2009

Mengapa Wanita Menangis?















“Kenapa ibu menangis?” Tanya seorang anak kepada ibunya.
“Karena aku seorang wanita,” jawabnya.
“Aku tidak mengerti,” katanya.
Ibunya memeluknya dan berkata,”Kamu tidak akan pernah tahu, tapi itu tidak jadi masalah.”

Tak lama kemudian anak itu bertanya pada ayahnya, “Mengapa ibu menangis tanpa alasan yang jelas?”
“Semua wanita menangis tanpa alasan,” hanya jawaban seperti itulah yang dapat diberikannya.

Anak kecil itu tumbuh menjadi seorang pria, masih tetap bertanya-tanya mengapa wanita menangis.
Akhirnya dia bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, kenapa wanita mudah menangis?”

Tuhan menjawab…..

Ketika Aku menciptakan wanita, aku putuskan dia harus istimewa. Aku membuat pundaknya cukup kuat untuk memikul beban kehidupan; namun aku membuat lengannya cukup lembut untuk memberikan kenyamanan…..

Aku berikan kekuatan batin untuk menanggung persalinan serta penolakan yang sering kali dialaminya, bahkan dari anak-anaknya sendiri…..

Kuberikan padanya ketangguhan sehingga memungkinkannya merawat keluarga dan teman-temannya, bahkan ketika semua orang menyerah karena penyakit dan kelelahan, dia tidak mengeluh…..

Kuberikan kepekaan padanya untuk mencintai anak-anaknya dalam keadaan apapun. Bahkan ketika anak-anaknya sangat mengecewakannya…..
Dia memiliki kekuatan istimewa yang menenangkan tangis anaknya serta mengatasi kegelisahan dan kekhawatiran anak remajanya…..

Kuberikan kekuatan untuk merawat suaminya, walau dia melakukan kesalahan.
Dan Aku menciptakannya dari rusuk laki-laki untuk melindungi hati suaminya…..

Kuberikan kearifan agar mengetahui bahwa seorang suami yang baik tak kan pernah menyakiti isterinya, tapi kadang-kadang menguji ketegaran serta ketabahan isterinya untuk terus mendampingi suaminya tanpa ragu…..

Untuk semua kerja kerasnya ini, Aku juga memberi dia air mata untuk dicucurkannya.
Ini adalah yang dibutuhkannya untuk meringankan bebannya, dan ini adalah satu-satunya kelemahannya…..

Ketika kamu melihatnya menangis, katakan padanya betapa kamu mencintainya, dan menghargai semua yang telah dilakukannya bagi banyak orang, dan walaupun mungkin dia masih tetap menangis, tapi sesungguhnya kamu telah membuat hatinya terhibur…..

Dia sungguh Istimewa...



terkadang pria sering lupa dan tidak tahu bagaimana memuliakan wanita .. padahal dia terlahir dari Rahim seorang wanita .. yang berjuang antara hidup dan mati di saat kelahirannya...


Please ...Forgive Us ..
Please...

Senin, 19 Januari 2009

Song For Gaza








Terjemahan dari
"We Will Not Go Down"
Michael Heart



Kami Tidak Akan Menyerah


Cahaya Putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan Tank dan Pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar ditengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar Masjid kami, Rumah kami, dan Sekolah kami
Tapi Semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Wanita dan Anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para Pemimpin Nun Jauh disana
Berdebat tentang siapa yang salah dan benar

(Sedangkan saat itu) kata-kata yang terucap adalah rintihan kesakitan
Dan Bom-bom pun berjatuhan seperti hujan asam
Tapi Melalui Tetes Air mata dan Darah serta Rasa Sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu ditengah Asap Tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar Masjid kami, Rumah kami dan Sekolah kami
Tapi Semangat kami Tidak Akan Pernah Mati
Kami Tidak Akan Menyerah
Di Gaza malam ini...

-michael heart-
www.michaelheart.com


Jika kita tidak mampu untuk menolong langsung mereka,
kita pasti tahu apa yang harus kita lakukan.
Setidaknya bantu mereka dengan apa yang kita punya.
Ketik MERC PEDULI Kirim ke 7505
Hanya Rp.6.600,- per sms
Klik www.mer-c.org

Sabtu, 10 Januari 2009

The Conceptor has Come ..



The Conceptor
of
www.flexiholic.com


Pernah ba
ca buku yang judulnya "Berpikirlah Seperti Apa Yang Konsumenmu Pikirkan?"..



Jika anda seorang Customer Service di sebuah perusahaan, atau seorang Sales Representative suatu produk tertentu, dan ketika ada pelanggan yang tidak terima dengan kualitas produk kita, lalu mereka marah-marah bahkan memaki anda, apa yang anda pikirkan saat itu? Bagaimana perasaan anda?

Atau mungkin anda adalah seorang pemegang kekuasaan dalam sebuah perusahaan. Lalu anda mendapat komplain yang sangat pedas dan membuat telinga anda memerah baik itu dari konsumen atau kolega anda. Apa yang akan anda lakukan?

Sebagian dari kita mungkin akan marah namun tidak ditampakan. Ada lagi yang mendebat bahwa produk kita sebenarnya tidak memiliki kekurangan, tetapi... mungkin disini kita akan berusaha mencari 'kambing hitam' untuk pembelaan.

Namun ada lagi sebagian dari kita yang justru menganggap caci maki dari pelanggan adalah 'penyulut' munculnya sebuah "INOVASI GLEDEK !!" alias Ide yang berkelebat cepat begitu saja di dalam pikiran. Nah, ide itu dia simpan rapat-rapat untuk suatu saat dia 'sulut' dan menjadi "BOM !!".